Digerebek TNI AL, Sindikat BBM Ilegal di Makassar Kocar-kacir
MAKASSAR - Heningnya Minggu dini hari (22/2/2026) di Perairan Makassar mendadak pecah. Sebuah operasi senyap namun mematikan dari Prajurit Kodaeral VI TNI AL bersama unsur patroli laut KAL Suluh Pari II.6-60 sukses menggulung sindikat pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal.
Penyergapan ini bagaikan mimpi buruk bagi para pelaku. Mereka tertangkap basah sedang asyik memindahkan "emas hitam" dari deretan truk tangki ke lambung kapal Self-Propelled Oil Barge (SPOB).
Tidak ada ruang untuk lari. TNI AL langsung menyegel lokasi kejadian yang terbagi di dua titik krusial: Perairan Makassar dan kawasan Pergudangan Tamalanrea Makassar.
Barang Bukti yang Diamankan:
1 Unit Kapal SPOB Sania
1 Unit Kapal SPOB Sukses Rahayu 999
7 Unit Truk Tangki BBM (Kapasitas bervariasi antara 5 KL hingga 24 KL).
"Ketujuh mobil tangki tersebut tertangkap tangan tengah dan telah melakukan kegiatan pengisian BBM ke lambung kapal," jelas laporan awal hasil operasi penindakan tersebut.
Langkah tegas TNI AL ini kembali membuktikan komitmen tanpa kompromi militer Indonesia dalam menjaga kedaulatan hukum di wilayah perairan nasional. Sindikat mana pun yang berani bermain-main dengan kekayaan negara di laut Makassar, dipastikan akan berhadapan dengan laras panjang aparat penegak hukum.
