BREAKING NEWS

Trofi Asli Piala Dunia 2026 Mendarat di Jakarta! Erick Thohir: Ini Kode Keras FIFA untuk Indonesia


 AKARTA — Aura magis kompetisi sepak bola paling akbar di muka bumi, Piala Dunia, menyelimuti Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, pada Kamis (22/1/2026). Kedatangan trofi asli dalam rangkaian FIFA World Cup 2026 Trophy Tour menjadi simbol kuat bahwa Indonesia kini diperhitungkan sebagai pemain kunci dalam ekosistem sepak bola global.


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, yang hadir langsung menyambut trofi berlapis emas tersebut, menegaskan bahwa momen ini bukan sekadar seremonial belaka. Ini adalah sinyal kepercayaan dunia.


“Sekarang Indonesia menjadi salah satu negara yang dipilih untuk disinggahi trofi Piala Dunia yang asli. Ini tentu hal yang sangat positif dan kita sambut sebagai bagian dari upaya membangun sepak bola nasional untuk mencapai mimpi ke depan,” ujar Erick dengan nada optimistis.


Mesra dengan FIFA: Dari Kantor Jakarta hingga FIFA Series

Hubungan Indonesia dengan induk sepak bola dunia, FIFA, memang sedang dalam fase "bulan madu". Erick Thohir menggarisbawahi benang merah kepercayaan FIFA yang terus mengalir deras ke Tanah Air.


Mulai dari suksesnya penyelenggaraan Piala Dunia U-17, pembukaan kantor tetap FIFA di Jakarta, hingga rencana menggelar FIFA Series pada Maret 2026 mendatang.


"Ini membuktikan posisi strategis Indonesia. Kita tidak hanya pasar, tapi mitra strategis," tambah mantan Presiden Inter Milan tersebut.


Bertabur Bintang: Gilberto Silva hingga Egy Maulana Vikri

Acara Trophy Tour ini kian gemerlap dengan kehadiran legenda Timnas Brasil yang juga pemenang Piala Dunia 2002, Gilberto Silva. Kehadirannya menyedot perhatian ribuan mata pengunjung JCC.


Tak hanya bintang dunia, dua ikon sepak bola tanah air, Evan Dimas dan Egy Maulana Vikri, turut hadir, simbolisasi estafet mimpi dari legenda dunia ke talenta lokal. Momen ini menjadi magnet tersendiri bagi para fans yang memadati lokasi sejak pagi.


Visi Menpora: Pemuda, Mental Health, dan Industri Olahraga

Di balik euforia trofi, Menpora Erick menyisipkan pesan substansial mengenai arah pembangunan manusia Indonesia. Ia menegaskan bahwa event olahraga internasional adalah lokomotif untuk pembangunan karakter pemuda.


"Pemuda harus menjadi yang terdepan. Banyak program kepemudaan yang akan kami dorong, seperti pembangunan karakter, kepemimpinan, dan kesehatan mental. Kita juga ingin organisasi kepemudaan dan keolahragaan tidak terpecah, tetapi bersatu," tegasnya.


Lebih jauh, Erick membuka pintu selebar-lebarnya untuk kolaborasi sektor swasta dalam memajukan industri olahraga (sport industry). Ia meyakini, event besar tidak hanya soal prestasi di lapangan, tapi juga soal perputaran ekonomi dan indeks kesehatan masyarakat.


"Membangun industri olahraga tidak hanya mengandalkan pemerintah. Kami terbuka untuk mendorong event-event besar, baik di Jakarta maupun daerah lain," pungkasnya.


Kehadiran trofi Piala Dunia 2026 ini diharapkan menjadi "bensin" tambahan bagi Timnas Indonesia yang tengah berjuang menembus level dunia, sekaligus inspirasi bagi jutaan anak muda Indonesia bahwa mimpi tampil di panggung tertinggi bukanlah hal yang mustahil.

Berita Terbaru
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image
  • Skeleton Image