Gubernur Banten Tinjau Rumah Korban Bencana di Palasari
Banten - Gubernur Banten Andra Soni meninjau pembangunan rumah warga terdampak bencana dan rencana infrastruktur jalan desa di Desa Palasari, Kecamatan Legok, Kabupaten Tangerang, Senin (19/1/2026).
Dalam kunjungan itu, Andra Soni meninjau dua unit rumah bantuan bencana milik Suwandi dan Amenah, warga Kampung Palasari. Kedua rumah tersebut dibangun menggunakan teknologi Rumah Instan Sederhana Sehat (RISHA) dengan progres pembangunan fisik telah mencapai 55 persen.
Ia menegaskan bahwa pembangunan rumah tersebut merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Provinsi Banten atas usulan kepala desa setempat bagi warga yang terdampak bencana.
“Dua rumah ini merupakan usulan dari kepala desa. Pemerintah Provinsi Banten berkomitmen memastikan proses pembangunannya berjalan sesuai standar, sehingga nantinya dapat segera ditempati secara layak oleh penerima manfaat,” ujar Andra Soni yang didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni.
Selain sektor perumahan, Gubernur juga meninjau rencana pelaksanaan program infrastruktur Bang Andra di Desa Palasari. Pemerintah Provinsi Banten merencanakan pembangunan satu ruas jalan desa sepanjang 1,1 kilometer dengan konstruksi beton.
“Pembangunan jalan desa ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi, serta menunjang mobilitas masyarakat, termasuk kemudahan akses menuju sekolah dan fasilitas pelayanan kesehatan,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Provinsi Banten, M. Rachmat Rogianto, menjelaskan bahwa pembangunan dua unit rumah di Desa Palasari menggunakan stok bantuan material yang telah disiapkan dari anggaran tahun sebelumnya. Langkah tersebut memungkinkan penanganan bencana dilakukan lebih cepat tanpa harus menunggu tahun anggaran baru.
“Kami menggunakan stok yang sudah ada. Stok ini memang disiapkan agar ketika terjadi bencana, bantuan dapat langsung dikirim dan pembangunan bisa segera dilakukan tanpa menunggu proses penganggaran baru,” terang Rachmat.
Rachmat menambahkan, sepanjang tahun 2025 Dinas Perkim Provinsi Banten telah berhasil meningkatkan kualitas 389 unit rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi layak huni yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota.
“Pembangunan terbanyak berada di Kabupaten Pandeglang sebanyak 133 unit, disusul Kabupaten Lebak 129 unit. Sisanya tersebar di kabupaten dan kota lain, termasuk Kabupaten Tangerang sebanyak 19 unit,” tutupnya.
